ALUR RUMAH RAMAH LINGKUNGAN

ini ditulis untuk Lomba Holcim, tentang lingkungan gitu, mungkin ga menang karena belum bisa mempraktekkan, hehehe… ditulis tahun 2010

Sebelum Masuk Rumah

–          Pastikan barang yang masuk ke dalam rumah memang DIBUTUHKAN

Jangan membeli atau memasukkan barang sekedar keinginan, tetapi lebih penting berdasarkan kebutuhan. Jika tidak, maka akan terjadi pemborosan, bukan hanya dana, tetapi juga memboroskan space dalam rumah dan memboroskan energi lain yang berkaitan dengan penggunaan barang tersebut.

–          Pastikan barang yang masuk ke dalam rumah TANPA HAZARD

Hindari bahan-bahan yang memiliki bahaya dan berisiko, baik bagi penghuni rumah maupun lingkungan, seperti mainan-mainan plastik yang tidak memenuhi standar kesehatan anak, begitupun dalam penggunaan bahan seperti cat, stereofoam, maupun bahan-bahan plastik.  Jika tidak, penghuni rumah rentan terhadap risiko yang ditimbulkannya dan berarti turut mencemarkan lingkungan.

–          Pastikan barang yang masuk ke dalam rumah HEMAT ENERGI

Pilih barang-barang (terutama elektronik) yang jika digunakan tidak menghabiskan banyak energi, baik listrik, maupun minyak. Jika tidak, berarti kita berkontribusi memboroskan energi di dunia.

Di Dalam Rumah

–          Gunakan barang dengan hemat: HEMAT ENERGI, HEMAT AIR, HEMAT MATERIAL

a. Matikan peralatan elektronik dan  keran air jika meninggalkan rumah dan di saat tidak diperlukan.

b. Gunakan material selama mungkin selama masih layak guna dan layak secara estetika

c. Manfaatkan barang-barang bekas untuk fungsi dan keperluan lain selama masih layak guna

d. Daur ulang barang-barang dan material yang bisa didaur ulang

–          SIRKULASI UDARA yang baik untuk kesehatan, untuk menciptakan rumah yang ramah bagi penghuninya.

–          SALURAN PEMBUANGAN LIMBAH yang lancar dan aman sesuai standar kesehatan, untuk menciptakan rumah yang yang ramah baik bagi penghuni maupun lingkungan

–          PELIHARA TANAMAN/TUMBUHAN, untuk berkontribusi menghijaukan lingkungan, menyegarkan rumah, dan suasana asri bagi penghuni dan lingkungan

–          PENDIDIKAN SIKAP RAMAH LINGKUNGAN, untuk seluruh anggota keluarga dengan mengajari anggota keluarga sikap ramah terhadap lingkungan, dimulai dari rumah dan lingkungan sekitar, jika perlu dibuat role player games, misalnya dibuat piket bergilir anggota keluarga untuk melaksanakan supervisi penggunaan alat elektronik, air, dan material.

Yang Keluar dari Rumah (Pengaturan Limbah)

–          Pastikan barang yang dibuang BENAR-BENAR TIDAK BISA DIPAKAI LAGI DAN TIDAK BISA DIDAUR ULANG.

–          PILAH SAMPAH organik dan non-organik, untuk memudahkan proses daur ulang yang tidak bisa dilakukan rumah tangga, oleh pihak yang berkaitan (dinas kebersihan setempat, atau pemulung)

Pastikan BARANG BUANGAN DIATUR, DITEMPATKAN, DAN DIPERLAKUKAN sedemikain rupa sehingga TIDAK MENIMBULKAN HAZARDS bagi lingkungan.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: